Visi, Misi, Tujuan Program Studi Manajemen Dakwah

Program Studi Manajemen Dakwah (MD) tengah melakukan langkah strategis melalui usulan revisi visi, misi, tujuan, dan strategi pengembangan program studi. Revisi tersebut disusun sebagai bentuk adaptasi terhadap perkembangan zaman, kebutuhan masyarakat global, serta tantangan transformasi digital di dunia pendidikan dan dakwah.

Program Studi Manajemen Dakwah menegaskan arah baru pengembangan keilmuan yang lebih inklusif, inovatif, dan berbasis nilai-nilai ajaran Ilahi untuk semua. Langkah ini juga menjadi bagian dari penguatan mutu akademik dan persiapan menuju pengembangan institusi yang lebih maju.

Visi

Menjadi pengembang keilmuan Manajemen Dakwah yang unggul berbasis ajaran Ilahi untuk semua, berorientasi pada kepemimpinan umat, pemberdayaan masyarakat, serta inovasi manajerial dakwah di era transformasi digital guna melahirkan praktisi, peneliti, dan pengembang lembaga dakwah demi terwujudnya masyarakat sehat, cerdas, dan manusiawi yang merdeka.

Misi

  1. Mengembangkan dan mengintegrasikan pendidikan dan pengajaran abad XXI bidang Manajemen Dakwah melalui pemikiran, tatanan, serta solidaritas secara global yang berbasis pada nilai rahmatan lil alamin,  karakter kebangsaan, kearifan lokal, dan L-STEAMS (Law, Science, Technology, Engineering, Arts, Mathematics and Spiritual) dengan pendekatan inklusif, kreatif, inovatif, pula adaptif.
  2. Mengembangkan penelitian kebaruan pada bidang Manajemen Dakwah yang transformatif, terpadu, kontemporer dan efisien sehingga memberikan solusi nyata bagi permasalahan lokal, nasional, maupun global.
  3. Menyediakan pelayanan yang inklusif kepada masyarakat atas karya ilmu pengetahuan bidang Manajemen Dakwah, teknologi dan seni secara terpadu, demi terwujudnya masyarakat sehat, cerdas, dan manusiawi.
  4. Membangun budaya pribadi yang mandiri, merdeka ruh, merdeka pikir, dan merdeka ilmu, untuk berkontribusi bagi negara dan dunia melalui pelampauan standar nasional pendidikan tinggi.
  5. Menerapkan tata kelola Manajemen Dakwah sebagai unit pengelola program studi Manajemen Dakwah yang mengedepankan fungsi, tugas, dan hasil secara proporsional dan profesional untuk keberlanjutan perguruan tinggi.
  6. Mewujudkan luaran tridharma di bidang Manajemen Dakwah yang memberikan kontribusi nyata terhadap kehidupan masyarakat, bangsa dan negara dalam perspektif keindonesiaan berdasarkan Pancasila.
Tujuan
  1. Menghasilkan peserta didik dan lulusan berkualitas  di bidang Manajemen Dakwah yang memiliki karakter rahmatan lil ‘alamin,
  2. Menghasilkan karya dan penelitian  berkualitas tinggi bidang Manajemen Dakwah sebagai kontribusi terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dunia. 
  3. Mewujudkan pelayanan yang inklusif di bidang Manajemen sehingga masyarakat memiliki keberdayaan, mengesampingkan perbedaan ras, suku, budaya, generasi, gender, geografi, kesetaraan kesempatan, memberikan peluang kemampuan sosial masyarakat yang disepakati. 
  4. Membangun generasi entrepreneur yang mumpuni di bidang Manajemen Dakwah untuk kemajuan negara bangsanya dan perdamaian dunia.
  5. Mengoptimalkan sistem layanan di bidang Manajemen Dakwah berbasis digital dalam pengembangan budaya mutu perguruan tinggi yang berkelanjutan.  
  6. Menyelenggarakan pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dalam menghasilkan karya produktif yang bermanfaat di bidang Manajemen Dakwah bagi wujudnya sentra-sentra pendidikan di kabupaten/kota seluruh Indonesia yang kolaboratif, transformatif, berkeadilan dan berkelanjutan. 
Strategi
  1. Mewujudkan Universitas Al-Zaytun Indonesia selambatnya 8 tahun ke depan melalui penambahan program studi umum tingkat sarjana dan pascasarjana untuk melengkapi pendidikan keagamaan bidang Manajemen Dakwah serta yang telah dilaksanakan meliputi pendidikan berbasis L-STEAMS secara terpadu, untuk menghasilkan lulusan berdaya saing global yang berkelanjutan.
  2. Mendirikan dan mengembangkan unit pengelola program studi berbasis L-STEAMS serta Ajaran Ilahi untuk Semua, yang mengintegrasikan sekaligus mendorong kolaborasi hukum, sains, teknologi, rekayasa, seni, dan matematika dalam pendidikan, penelitian, dan pengabdian. Upaya ini ditujukan untuk melahirkan solusi inovatif bagi masyarakat lokal, nasional, dan global dalam kerangka keilmuan yang berlandaskan Pancasila dan nilai-nilai kebangsaan, guna menjawab tantangan abad XXI.
  3. Ikut aktif menyiapkan tim implementasi alih bentuk dari Institut Agama Islam Al-Zaytun Indonesia (IAI AL-AZIS) menjadi Universitas Al-Zaytun Indonesia (UAZ).
  4. Mengembangkan jejaring tridharma perguruan tinggi di bidang Manajemen Dakwah baik lokal, nasional, maupun internasional dengan mendorong peran civitas dalam menginisiasi kerjasama yang diajukan secara formal menjadi kerjasama institusional. 
  5. Mewujudkan dan mengembangkan rumah jurnal yang menaungi jurnal penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang berdaya saing global di bidang Manajemen Dakwah.
  6. Menyelenggarakan kegiatan diseminasi penelitian dan pengabdian kepada masyarakat beserta luarannya di bidang Manajemen Dakwah yang mampu menjangkau masyarakat antarbangsa.
  7. Memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada berbagai lapisan masyarakat untuk memperoleh pendidikan di IAI AL-AZIS di program studi Manajemen Dakwah dengan skema pembiayaan yang fleksibel. 
  8. Menjalin kemitraan strategis dengan seluas-luasnya untuk menjamin daya serap lulusan, peningkatan mahasiswa baru dan kegiatan tridharma perguruan tinggi di bidang Manajemen Dakwah.
  9. Meningkatkan peran serta unit kegiatan mahasiswa dalam mengembangkan soft skill dan hard skill sebagai bekal untuk menciptakan generasi yang memiliki jiwa wirausaha di bidang Manajemen Dakwah.
  10. Meningkatkan kualitas sarana prasarana termasuk layanan teknologi, perpustakaan, dan laboratorium yang mendukung tercapainya standar kompetensi lulusan bidang Manajemen Dakwah dan memastikan ketersediaan layanan bagi difabel.
  11. Meningkatkan tata kelola data dalam pemetaan kompetensi keilmuan dosen di bidang Manajemen Dakwah dan tenaga kependidikan secara konsisten, terjadwal, dan terukur.
  12. Menguatkan fungsi pengelolaan mutu secara menyeluruh di bidang akademik dan non akademik mencakup penjaminan mutu dan pengendalian mutu. 
  13. Meningkatkan tata kelola organisasi kemahasiswaan dan alumni melalui penyempurnaan fungsi, tugas, dan hasil.
  14. Meningkatkan layanan digital untuk terwujudnya tata kelola universitas yang baik melalui pengembangan aplikasi DigiI (Digital IAI AL-AZIS) meliputi layanan keuangan, layanan administrasi, layanan akademik, dan layanan kemahasiswaan yang memiliki interkoneksi dengan EMIS, PD-DIKTI, SISTER, LAPORKERMA, tracer study, SIMBELMAWA, dan BPTI.
  15. Menguatkan peranserta aktif civitas akademika dalam ikut membangun sentra-sentra pendidikan di kabupaten/kota seluruh Indonesia melalui pemutakhiran kurikulum, pelatihan berkesinambungan, digitalisasi pendidikan, pemanfaatan teknologi dan penguatan pendidikan karakter demi terwujudnya ekosistem pendidikan yang tidak terputus.

0 Komentar

Terbaru